Tampilkan postingan dengan label Seputar Cilacap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Cilacap. Tampilkan semua postingan

Tanggul Penahan Gelombang di Utara PPS CIlacap Jebol diterjang Ombak



Tanggul penahan gelombang yag berada di sisi sebelah utara pelabuhan perikanan samudera cilacap, Jum’at 20/04/2012  jebol sepanjang 10 meter diterjang ombak setinggi lebih dari 3 meter.
Akibat jebolnya tanggul tersebut berakibat meluapnya air laut menuju jalan, kawasan industri PPS CIlacap dan pemukiman warga yang berada disekitar kawasan tersebut. Gelompang pasang yang berlangsung sekitar 1 (satu) jam (06.00 – 07.00 WIB) mengikis sebagian tanggul dan melewati tanggul yang berada disekitar PPS CIlacap hingga menghantam sebagian pemukiman yang berada di bibir pantai PPS CIlacap.
Kepala Bidang Pengembangan “Ir.Mansur, MM” menjelaskan bahwa Jebolnya pengaman tanggul disebabkan hempasan gelombang pasang yang mencapai 4 meter, hingga mengikis sebagian tanggul yang mengakibatkan jebolnya tanggul sepanjang 10 meter.
Hari itu juga pihak Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap segera memperbaiki tanggul dengan dipasangnya anyaman bambu/gedek yang diperkuat dengan sejumlah tiang, kemudian diurug dengan pasir menggunakan kendaraan alat berat. Selain itu digunakan juga sand bag untuk memperkuat tanggul (cs)









Semarak hari Kartini di PPS CIlacap


Darma Wanita Persatuan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap memperingati hari lahirnya RA.Kartini ke.133 di kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Jum’at 20/04/2012.
Berbagai kegiatan lomba diadakan oleh istri dan Pegawai PPS Cilacap, berupa lomba senam, mewiru jarit serta merias wajah berpasangan dengan suami masing-masing dengan mata tertutup.
Ketua Darma Wanita Persatuan PPS CIlacap “Sri Purwanti Wahyuningsih” selaku panitia acara tersebut selalu memberi semangat kepada peserta lomba. Puluhan hadiah dan door prize diberikan kepada anggota Darma Wanita yang hadir di acara tersebut.
Senyum dan tawa riang dari peserta lomba tampak selalu menghias di setiap kegiatan tersebut. Dengan terselenggaranya kegiatan memperingati hari Kartini tersebut diharapkan agar rasa persaudaraan diantara anggota Darma Wanita dan keluarga besar Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap akan selalu terjalin dengan baik. (cs)






Kunjungan Gubernur Jawa Tengah di PPS CIlacap


Kunjungan Gubernur Jawa TengahBibit Waluyo” beserta rombongan, Senin (16/4/2012) di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dalam rangka untuk menyerahkan bantuan dari Presiden Republik Indonesia “Susio Bambang Yudayono” melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan berupa tujuh Kapal Inka Mina kepada tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB) di wilayah Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Kebumen disambut oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap “W.Haryomo, A.Pi, SE, M.Si” di ruang kerja beliau.

Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Cilacap “H.Tatto Suwarto Pamuji, dan Wakil Bupati Kebumen Djuwarni, Amd.Pd, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, “Ir.Trisno Utomo, MM” sejumlah pejabat Pemprov Jateng, pejabat Pemkab Cilacap, pejabat PPS Cilacap, nelayan penerima bantuan serta undangan lainnya..

Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis ditandai penyerahan replika kapal Inka Mina oleh Gubernur Jawa Tengah, di kawasan kolam.C Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap. Masing-masing KUB penerima kapal Inka Mina dari Cilacap antara lain, KUB Mina Jaya Kelurahan Tegalkamulyan, KUB Usaha Mandiri Kelurahan Tambakreja serta KUB Mina Lestari Kelurahan Cilacap dan KUB Mina Makmur Kelurahan Sidakaya. Sedangkan Tiga Koperasi nelayan dari Kebumen yang menerima bantuan kapal,  antara lain KUB Mina Barokah desa Kalipoh, KUB Mina Guna desa Argopeni dan KUB Cempaka Mertani, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah.Selain itu, masing-masing kelompok Usaha bersama/KUB, juga menerima bantuan uang operasional berupa cek sebesar Rp 10 juta beserta Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) .



Di hadapan para nelayan Kebumen dan Cilacap nelayan khususnya, Guberbur juga menyampaikan bahwa bantuan kapal Inka Mina dari pemerintah tersebut, berawal dari keprihatinan Presiden SBY mengenai hasil tangkapan para nelayan Indonesia yang tidak sebanding dengan potensi laut yang begitu melimpah.Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengusulkan agar pemerintah membuat 1000 kapal modern untuk para nelayan di seluruh Indonesia dan diharapkan agar nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Usulan dari Gubernur Jawa Tengah tersebut disetujui oleh Presiden, dengan memberikan bantuan 1000 kapal untuk nelayan di seluruh Indonesia hingga tahun 2014 dan Jawa Tengah mendapatkan alokasi 100 kapal yang hingga tahun ini telah diserahkan 49 unit termasuk 7 kapal yang hari ini diserahkan kepada nelayan Cilacap dan Kebumen.


Lebih lanjut menurut beliau, sesuai permintaan para nelayan, kapal perikanan dengan bahan fiberglass, berbobot 30 gross ton (GT) seharga Rp.1,5 miliar tersebut juga dilengkapi dengan alat tangkap, GPS, radio komunikasi dan alat pendeteksi ikan.
Selain itu Gubernur Jawa Tengah “Bibit Waluyo” juga menyerahkan bantuan dana operasional Rp.10 juta. Beliau mengakui bantuan tersebut masih jauh dari dari kebutuhan perbekalan untuk sekali melaut yang bias mencapai Rp.40 juta. Kekurangan dana melaut tersebut dihimbau agar untuk meminjam ke Bank Jateng dan jangan meminjma kepada rentenir yang dapat memberatkan nelayan nantinya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Cilacap “H.Tatto Suwarto Pamuji” menjelaskan, bahwa potensi perikanan di laut Cilacap mencapai 72.000 ton pertahun, namun yang sudah dimanfaatkan nelayan Cilacap sekitar 14.000 ton.
“Karena itu, diperlukan peningkatan kualitas SDM nelayan, termasuk dukungan berupa sarana dan prasarana yang modern,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Cilacap.(cs)


Restoran Internasional dibangun di PPS CIlacap


Dilandasi keinginan yang kuat untuk meramaikan dan memajukan pariwisata di Cilacap Direktur CV. Berkah Ramadhan Sejahtera (BRS) Yunnie Setiawati Erwin akan membangun restoran bertaraf internasional “Yunnie’s  Place” dengan investasi sebesar Rp.4 milyar di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
Peletakan batu pertama pembangunan restoran tersebut dilakukan oleh Direktur Utama CV.BRS “Yunnie Setiawati Erwin” dan Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘W.Haryomo, A.Pi, SE, M.Si’ diatas tanah seluas 3500 m2 di kawasan industri pelabuhan perikanan samudera cilacap (kamis, 12/04/2012).
Pembangunan restoran bertaraf internasional di kawasan PPS Cilacap tersebut rencananya kan dibangun dua lantai dengan kaasitas 140 kursi dan 30 kursi.
Selain itu rencananya bahan baku restoran seafood tersebut berasal dari hasil tangkapan nelayan cilacap termasuk tenaga kerjanya 95% berasal dari putra/putrid daerah. (cs)

Screening Penyakit Tidak Menular di PPS Cilacap



Screening Penyakit Tidak Menular atau disingkat PTM merupakan salah satu kegiatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Cilacap. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pos Pelayanan Terpadu Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ( Selasa, 20 Maret 2012 ).
Kegiatan PTM tersebut berupa pemeriksaan fisik (tekanan darah, berat badan, tinggi badan), pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, pengobatan dan pemberian suplemen secara gratis.

Sasaran kegiatan tersebut adalah para Pegawai PPS Cilacap dan Instansi terkait yang bertugas di Pos Pelayanan terpadu dengan usia lebih dari 35 tahun. Pemeriksaan tersebut dilakukan ole tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Cilacap dengan hasil sekitar 15% ada yang mengalami gangguan asam urat, kolesterol, gula darah serta hipertensi dan langsung diberikan suplemen secara cuma-cuma.(cs)

Rapat Karyawan PPS CILACAP



Dipimpin oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘ W.Haryomo, A.Pi, SE, M.Si ‘ rapat karyawan PPS cilacap berlangsung di aula kantor, Senin 19 Maret 2012 yang dihadiri oleh pejabat struktural dan pegawai PPS Cilacap.
Rapat Karyawan PPS CIlacap tersebur membahas tentang kinerja operasional pelabuhan perikanan di PPS Cilacap meliputi tupoksi/uraian tugas masing-masing bidang/seksi.
Rapat Karyawan PPS CIlacap tersebur membahas tentang kinerja operasional pelabuhan perikanan di PPS Cilacap meliputi tupoksi/uraian tugas masing-masing bidang/seksi.
Kalabuh juga menghimbau agar semua pegawai dapat lebih semangat dan bekerja lebih baik dari yang terbaik. Selain itu para pegawai juga harus mempunyai agenda/ buku kecil lapoan harian kegiatan masing-masing pegawai. (cs)



SIRAMAN ROHANI ISLAM DI PPS CILACAP


Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap secara rutin melaksanakan kegiatan Siraman Rohani kapada para pegawai dan keluarganya. Kegiatan Kajian Islam kali ini berlangsung di balai pertemuan break water PPS Cilacap, Jum’at 09 Maret 2012 dengan bimbingan Ustadzah Samhatun.
Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘W.Haryomo, A.Pi, SE, M.Si’ juga ikut menghadiri kegiatan tersebut, dan beberapa anggota Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap.

Pelatihan Peningkatan Kehidupan Nelayan di PPS Cilacap


Kegiatan pelatihan kehidupan nelayan angkatan IV bidang penangkapan ikan bagi nelayan yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal (BPPP) bertempat di Balai Pertemuan Nelayan PPS Cilacap tanggal 27 Pebruari sampai dengan 03 Maret 2012.
Peserta kegiatan pelatihan tersebut adalah nelayan yang berdomisili di Kabupaten Cilacap berusia 18 s/d 45 tahun yang ditunjuk oleh Dinas DKP2SKSA Kabupaten Cilacap dengan pelatih dari Widyaswara dan Instrukstur BPPP Tegal.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mendukung program peningkatan kehidupan nelayan dengan mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia kelautan dan perikanan.
Dengan diselenggarakannya pelatihan peningkatan kehidupan nelayan tersebut, diharapkan para peserta dapat memahami kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan Kabupaten Cilacap dan peserta pelatihan setelah mengikuti kegiatan tersebut dapat memahami pembuatan jarring millennium, perawatan alat tangkap, teknik penangkapan ikan serta dapat merencanakan pelayaran. (cs)

Kunjungan Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Prov.Jawa Tengah di PPS CILACAP


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah (Ir Subagyo, MM) beserta rombongan usai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah (H.Bibit Waluyo) dan Bupati Cilacap (H.Tatto Suwarto Pamuji) beserta jajaran Pemkab Cilacap, SKPD, DPRD Kab.Cilacap, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya di pendopo Wijaya Kusuma Kabupaten Cilacap, Sabtu 18 Pebruari 2012 mengunjungi kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap untuk beramah tamah dan berdiskusi dengan Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (W.Haryomo, A.Pi, SE, M.Si).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sedianya mendampingi Gubernur Jawa Tengah untuk menyerahkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan berupa tujuh unit kapal penangkap ikan bagi nelayan Cilacap dan Kebumen di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, namun karena berbagai hal penyerahan bantuan kapal penangkap ikan tersebut ditunda.
Penundaan tersebut disebabkan karena menurut para nelayan di pesisir pantai selatan khususnya nelayan Cilacap mengatakan bahwa; prototipe kapal tersebut hampir sama dengan kapal nelayan yang beroperasi di Laut Jawa, semestinya untuk kapal yang beroperasi di sekitar Samudera Hindia secara teknis berbeda karena Samudera Hindia terkenal akan keganasan gelombangnya.
Tujuh (7) kapal penangkap Ikan bernama ‘Inka Mina Makmur’ yang berbobot 39 Gross Ton dengan merk mesin Yuchai 140 HP dan berbahan Fiber Glas tersebut hingga kini masih bersandar di kolam Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. (cs)





Rapat Kelompok Nelayan PPSC


Rapat Kelompok Nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang dilaksanakan di Gedung Tempat Pelelangan Ikan PPS Cilacap, Rabu 15 Pebruari 2012 sekaligus pemilihan calon ketua kelompok serta Pra RAT KUD Mino Saroyo Cilacap.
Pemilihan Ketua Kelompok Nelayan PPSC dihadiri oleh lebih dari lima ratus nelayan yang berada di wilayah Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dan beberapa tamu undangan seperti HNSI, KUD Mino Saroyo, Depkoperindag Kab.Cilacap, DKP2SKSA Kabupaten Cilacap, Camat Cilacap Selatan, Lurah Tegalkamulyan serta Kepala PPS Cilacap yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemasaran dan Informasi ‘Maksi Mentaruk B.Sc’.
Acara diawali dengan pembukan dan laporan pertanggung jawaban ketua kelompok nelayan PPSC (Srigito). Selain itu juga dibahas tentang adanya bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) yang mana kegiatan PUMP ini tidak bisa dibagi rata kepada semua nelayan, karena yang berhak menerima bantuan PUMP tersebut hanya nelayan yang mempunyai usaha seperti pengolahan.
      Rapat Nelayan tersebut diakhiri dengan acara Re-Organisasi/Pemilihan Kelompok Nelayan PPSC, dengan lima (5) orang kandidat yang mencalonkan diri antara lain: Sutarno, Srigito, Krison, Sukimin, dan Tukimin. Tak kalah hebohnya dengan pemilihan calon anggota dewan, beberapa calon tampak memasang poster dan spanduk serta membagikan makanan serta minuman gratis kepada para peserta rapat.                       Keamanan dalam rapat pemilihan calon Ketua tersebut juga sangat ketat dengan hadirnya keamanan dari Polres Cilacap, Polsek Cilacap Selatan, Polairud, Kodim serta Lanal Cilacap dan Satpam PPS Cilacap.
Diakhir perhitungan suara, akhirnya Ketua Kelompok Nelayan PPSC dimenangkan oleh Sutarno dengan  251 suara, Srigito 145 suara kemudian Sugimin 67 suara, disusul Krison 42 suara dan Tukimin 6 suara untuk masa bakti 2012 s/d 2017. (cs)

SIRAMAN ROHANI DI PPS CILACAP



Pada setiap hari Jum’at Kliwon Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap mengadakan acara siraman rohani bagi umat Muslim khususnya. Acara yang dilakukan pertama kali di tahun 2012 tersebut dihadiri oleh Pegawai serta anggota Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap bertempat di Balai Pertemuan ‘Break water’  PPS CIlacap (27/01/2012).
Bersama Romo Kyai Salim, acara siraman rohani di PPS Cilacap berlangsung dengan metode ceramah serta tanya jawab mengenai keagamaan.  Beberapa hal ditanyakan oleh pegawai dan anggota darma wanita persatuan PPS Cilacap diantaranya mengenai boleh dan tidaknya kita membicarakan hal duniawi di tempat peribadatan serta sah dan tidaknya bila seorang ibu menjadi Imam bagi putranya.
Kegiatan Siraman Rohani pada Jum’at Kliwon ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat menambah wawasan khususnya bagi umat Islam. (cs)

Sosialisasi Rehabilitasi Habitat Pesisir di PPS Cilacap


Text Box: Narasumber sosialisasi  Rehabilitasi Habitat Pesisir saat memberikan pengarahan di Balai Pertemuan Nelayan 
PPS Cilacap
Dalam upaya melestarikan sumberdaya di wilayah pesisir pada tanggal 26 Oktober 2011 telah dilakukan sosialisi rehabilitasi habitat pesisir dibalai pertemuan nelayan pelabuhan perikanan samudera cilacap.
Acara Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi jawa tengah tersebut dengan peserta 12 orang warga pesisir di Kampong Laut Cilacap dan 8 orang warga dari kecamatan Jeruk Legi juga dihadiri oleh Kepala Satker PSDKP Cilacap ‘Heru Santoso, A.Pi’, dengan narasumber dari Kabid KP3K Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Kepala DKP2SKSA Kabupaten Cilacap serta dari tokoh pelestari wilayah pesisir/perintis mangrove.
Rencananya usai acara sosialisasi serta guna melestarikan dan memelihara kelestarian hutan mangrove dari berbagai kerusakan karena pencemaran lingkungan, ulah manusianya sendiri dan karna bencana alam akan segera ditanam 30 ribu pohon mangrove dan 60 ribu bibit bandeng di sekitar wilayah pesisiri cilacap.(cs)

Kunjungan Delegasi Thailand di PPS Cilacap


Kunjungan Delegasi dari Thailand ke PPS Cilacap dalam rangka informasi pengembangan pemasaran dan pengolahan hasil perikanan di Indonesia khususnya di kawasan Minapolitan Cilacap.
Delegasi Thailand yang berjumlah 6 orang dari Marine fisheries research and development bureau departement of fisheries, Economic cooperation group, Fishery Biologist, serta Policy and Planning Analyst tersebut menyoroti masalah penanganan ikan di Cilacap khususnya. Sebelumnya Delegasi Thailand tersebut beramah tamah dan saling memberikan informasi tentang kelautan dan perikanan khusunya di cilacap yang bertempat di kantor Dinas Kelautan, Perikanan dan Pengelola sumber`Daya Kawasan Segara Anakan Kab.Cilacap (DKP2SKSA) yang juga dihadiri oleh beberapa Instansi terkait lainnya di Kabupaten Cilacap. Usai mengunjungi pabrik pengolahan udang beku PT Toxindo Prima yang berada di kawasan industri PPS Cilacap, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘W. Haryomo, A.Pi, SE, MSi’ mengajak rombongan delegasi dari Thailand tersebut untuk berkeliling ke kawasan Zona Inti Minapolitan kab.Cilacap dan melihat langsung kegiatan di Tempat Pelelangan Ikan, Dermaga Bongkar serta pengolahan ubur-ubur. Dan penjemuran udang rebon. Selain itu Delegasi dari Thailand tersebut juga mengunjungi pabrik pengalengan tuna PT Juifa International Foods. (cs)

Pelatihan Damkar di PPS Cilacap


Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dengan areal seluas 30 Ha terdapat beberapa fasilitas pokok , fungsional dan penunjang yang harus selalu dijaga terutama dari bahaya kebakaran. Untuk itu pada 19 September 2011, telah dilaksanakan pelatihan Pemadam Kebakaran di lapangan dan balai pertemuan nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
Pelatihan Damkar tersebut di buka oleh Kepala Bagian Tata Usaha ‘Drs.Eno Sandy Prayitno, MM’ yang mewakili kepala Pelabuhan dengan Narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap. Peserta pelatihan Damkar berjumlah 23 orang yang terdiri dari anggota Satuan Pengamanan, Tenaga Kebersihan dan staf dari PPS Cilacap serta beberapa pengguna jasa di pelabuhan dengan metode teori serta praktek langsung dilapangan tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Faktor yang sangat penting dalam penanggulangan kebakaran diantaranya; Pengaruh angin, Warna asap kebakaran, Lokasi kebakaran, serta bahaya lain yang mungkin terjadi.(cs)

Pembinaan PNBP di PPS Cilacap


Pembinaan PNBP ( Penerimaan Negara Bukan Pajak ) di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dilaksanakan di Hotel Dafam Cilacap (13/09/2011). Peserta pembinaan berjumlah dua puluh lima (25) orang berasal dari para pengguna jasa/penyewa lahan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
Acara pembinaan PNBP dibuka oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap “W. Haryomo, A.Pi, SE, MSi” dengan Narasumber dari Kabag Keuangan dan Umum DJPT “Drs. Hardono” serta Moderator dari Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yaitu Kepala Bagian Tata Usaha “Drs Eno Sandy Prayitno, MM” dan Kepala Bidang Pengembangan “Ir. Mansur, MM”.
PNBP ( penerimaan negara bukan pajak ) adalah seluruh penerimaan pemerintah pusat yang tidak berasal dari perpajakan (Pasal 1 UU No. 20 Tahun 1997. Tujuan diadakan acara pembinaan PNBP di PPS Cilacap yaitu untuk meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak serta mentertibkan kepatuhan atas pemenuhan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang PNBP, dengan sasaran Seluruh pengguna jasa di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap meliputi ; Sewa lahan, Jasa tambat labuh, Pas masuk, Sewa peralatan, Sewa bangunan, serta Jasa lainnya.
Acara berlangsung dari jam 09.00 s/d 12.00 dilakukan dengan presentasi serta tanya jawab. Sedangkan target PNBP PPS Cilacap untuk tahun 2010 sebesar Target PNBP PPS Cilacap tahun 2010 sebesar Rp. 633.500.000,- tapi dapat terealisasi sebesar Rp. 398.806.010,-, sedangkan target PNBP PPS Cilacap untuk tahun 2011 sebesar Rp. 335.933.000,- dan dapat terealisasi s/d bulan Agustus 2011  sebesar Rp. 262.436.743,-.
Permasalahan realisasi Tahun Anggaran 2010 di PPS Cilacap tidak mencapai target disebabkan karena beberapa hal diantaranya ; kerjasama opersional dengan pihak ketiga yang direncanakan tidak dapat direalisasikan ; Terdapat pengguna jasa yang masih lalai melaksanakan kewajibannya/menunggak ; Kesadaran pengguna jasa pelabuhan dalam membayar sewa, pas masuk masih rendah ; serta Kurang optimalnya penggalian sumber-sumber pendapatan. (cs)

Koordinasi dan Sinkronisasi Kesyahbandaran


Guna meningkatkan koordinasi antara pihak Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dengan para pengguna jasa di kawasan pelabuhan telah dilaksanakan kegiatan koordinasi dan sinkronisasi kesyahbandaran di aula gedung kantor PPS Cilacap (07/09/2011).
Dalam tatap muka tersebut Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘W. Haryomo, A.Pi, SE, MSi’ dampingi oleh Kepala Bidang Tata Operasional ‘A.Hardono Usodo, A.Pi, MM’ serta perwakilan dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Pengelola Sumberdaya Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap dalam menyikapi operasionalnya alat tangkap Purse Seine di perairan selatan jawa, yang juga dihadiri oleh Satker PSDKP Cilacap, DPC HNSI Kabupaten, KUD Mino Saroyo Cilacap, APKI Cilacap, Kelompok Nelayan PPS Cilacap, Paguyuban Nakhoda PPS CIlacap serta Pelaksana Kegiatan Ketertiban terpadu PPS Cilacapyang semuanya berjumlah 134 orang, karena dianggap mengganggu penggunaan alat tangkap lain seperti Gill Net dan long Line serta dianggap dapat menguras Sumber Daya Ikan.
Selain itu dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai permasalahan yang berkaitan dengan pemasangan rumpon karena keberadaannya diangap mengganggu keselamatan pelayaran di perairan sekitar Cilacap serta kurangnya kapal dan petugas pengawas perikanan di perairan selatan jawa khususnya Cilacap. Selain itu para para pengguna jasa khususnya Nelayan/Nakhoda kapal meminta adanya pelatihan/sosialisasi tentang SKK/AKAPIN di PPS Cilacap,  (cs)
VIDEO Koordinasi dan Sinkronisasi Kesyahbandaran di PPS Cilacap

“Ubur ubur” Berkah Nelayan Cilacap di Hari Raya


Awal September 2011 merupakan suatu berkah bagi nelayan Cilacap di hari raya Idul Fitri 1432 H, dimana para nelayan mulai berburu ubur-ubur dengan hasil yang cukup melimpah.
Ubur-ubur merupakan hewan laut menyerupai agar-agar yang hampir 95 % terbuat dari air dan bukanlah spesien dari ikan, karena ada anggapan yang keliru tentang ubur-ubur, oleh karenanya American Public Aquariumsk telah mempopulerkan penggunaan istilah jeli laut (sea jellies) sebagai gantinya. Ubur-ubur termasuk kelas Scyphozoa dengan struktur yang tembus pandang dan tentakel (menyerupai belalai) dibagian bawah tubuhnya. Ubur-ubur tidak memiliki sistem pernafasan karena kulit mereka cukup tipis dan tubuh mereka telah berisi oksigen melalui difusi.
Ubur-ubur hidup di hampir segala iklim, beberapa spesies memiliki keistimewaan yaitu mengeluarkan cahaya dan sebagian spesies mengandung racun di dalam tubuhnya, juga tidak mempunyai otak atau sistem saraf pusat, tetapi ubur-ubur memiliki jaringan saraf yang longgar, yang terletak di epidermis, yang juga disebut sebagai "jaring saraf." Ubur-ubur juga memiliki sistem reproduksi yang unik, yaitu baik yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan akan melepaskan sperma dan telur ke dalam air sekitarnya, di mana telur yang telah dibuahi akan tumbuh menjadi organisme baru.
Di PPS Cilacap Ubur-ubur mulai terlihat dan ditangkap oleh para nelayan pada awal September dengan hasil produksi rata-rata 500 kg/kapal/hari seharga Rp.1000,-/kg.
Para nelayan cilacap menangkap Ubur-ubur dengan menggunakan jaring pukat (arad) dan sebagian lagi dengan menggunakan caduk (serok). Hasil dari laut dibeli oleh para pengepul (Depo/Lapak) disekitar kaliyasa sekitar 4 ton/hari/depo, kemudian di tampung dan dioleh oleh PT.Suisan jaya di wilayah PPS Cilacap. Adapun kapasitas Produksi dari PT. Suisan Jaya sekitar 40 Ton/hari (02/09/2011) dan biasanya akan terus meningkat dari hari kehari hingga berakhirnya musim ubur-ubur dengan distribusi ke wilayah Asia (Jepang,Korea,Hongkong). (cs)

Operasional PPS Cilacap

My Photo

My Video's

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes