Upacara HUT RI ke.65 di PPS Cilacap




Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke.65, di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap diadakan Upacara Pengibaran Bendera, yang dilaksanakan di depan gedung kantor PPS Cilacap (17/08/2010). Upacara yang kali ini bertepatatan dengan bulan suci Ramadhan 1431 H, dihadiri oleh para Pejabat Struktural dan Fungsional serta Karyawan/Karyawati PPS Cilacap baik yang CPNS/PNS maupun tenaga kontrak serta beberapa tamu undangan, diantaranya ; Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap, LPPMHP Kabupaten Cilacap, PT Toxindo Prima, HNSI, serta KUD Mino Saroyo.
DRS. Eno Sandy Prayitno, MM mewakili Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap bertindak sebagai Pembina Upacara, Petugas Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke.65 merupakan karyawan/Karywati Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap serta dari Satker PSDKP Cilacap. Dalam upacara peringatan HUT kemerdekaan RI ke 65 ini, Pembina Upacara membacakan naskah proklamasi.
Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo dalam amanat yang dibacakan oleh Pembina Upacara mengatakan; Pembangunan Jawa Tengah yang disemangati “Bali Ndeso Mbangun Deso’ (23/08/2010) mendatang genap berjalan 2 (dua) tahun. Banyak sudah Prestasi yang telah diukir bersama untuk mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang semakin sejahtera. Untuk mengisi kemerdekaan dituntut adanya sikap sungguh sungguh, disiplin, gigih, kreatif dan inovatif. Hal ini agar dapat menguatkan jati diri bangsa kita sebagai Bangsa yang bermartabat agar mampu mandiri, kreatif dan inovatif.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera yang diwakili oleh Drs. Eno Sandy Prayitno, MM menyerahkan secara simbolis Satya Laencana Karya Satya kepada 22 (dua puluh dua) orang PNS Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertugas di Pelabuhan Perikanan samudera dengan masa kerja 10 th. (cs)

Perpisahan Kepala PPS Cilacap


PPS Cilacap– Marhaban ya Ramadhan, Buka Puasa Bersama keluarga besar Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang dilaksanakan di aula PPS Cilacap, Jum’at (13/08/2010) sekaligus pelepasan Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ”Ir. Mian Sahala Sitanggang, MBA” yang pada 09 Agustus Lalu telah dilantik untuk menjabat Kapala Pelabuhan di PPS Bitung .Acara Pelepasan Kepala Pelabuhan yang sekaligus buka puasa bersama diikuti oleh Keluarga Besar Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dan beberapa tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ir. Mian Sahala Sitanggang, MBA yang didampingi Ibu menyampaikan bahwa beliau merasa terlalu singkat berada di PPS Cilacap karna hanya kurang dari 2 tahun beliau menjabat di PPS Cilacap. Namun demikian beliau sangat senang selama berada di PPS Cilacap karena selama tahun 2008-2009 PPS cilacap dirasa maju pesat/ meningkat dibanding tahun sebelumnya. Semua itu berkat planning yang bagus, diantaranya fungsi manajemen yang berjalan dengan baik meliputi KAK, Dokumen-dokumen, serta Pelaporan-pelaporan yang cepat.
Ditambahkan pula kalau PPS Cilacap merupakan salah satu agenda utama Kementerian Kelautan dan Perikanan tentang Program Minapolatan di Cilacap, karena PPS Cilacap merupakan Zona Inti dari Minapolitan di Cilacap. PPS Cilacap juga menjadi program prioritas utama dari KKP tentang Pusat Ikan Tuna, Cakalang dan Udang. Untuk mencapai hal tersebut PPS Cilacap harus mampu meningkatkan hasil produksinya.
Akhir sambutannya, beliau berharap dan menjamin bahwa Kalabuh yang baru akan mampu meningkatkan PPS Cilacap. Beliau juga berpesan bahwa untuk mencapai sukses tidak hanya butuh Planning tapi juga diperlukan Dream (mimpi).
Ir. Mansur, MM mewakili seluruh Karyawan/Wati PPS Cilacap mengucapkan pemohonan ma’af dan berharap agar ditempat baru Kalabuh akan lebih maju lagi dan tali Silaturahmi serta komunikasi akan terus berjalan.
Ibu Sri Mujiyati yang mewakili Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap menyampaikan terima kasih atas segala bimbingan Ketua Darma Wanita dan selalu berharap agar setelah berada di tempat yang baru, agar Ibu ketua DWP tidak akan melupakan DWP PPS Cilacap
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari pegawai PPS Cilacap yang diwakilkan oleh Agustinus Hardono Usodo, A.Pi. MM kepada Ir.Mian Sahala Sitanggang, MBA, dari Darma Wanita diwakilkan oleh Sri Muljiyati Mansur serta dari Koperasi diwakili oleh Ir.Mansur, MM. Sedangkan Penyerahan Cinderamata dari Ketua Darma Wanita Persatuan kepada anggota diterima oleh SE.Rahayu SM,SE dan Karti yang mewakili anggota DWP PPSC.
Menjelang berbuka puasa Ustadz Drs. Milhan Royani memberikan pencerahan siraman rohani tentang hakekatnya berpuasa. Hingga acara diakhiri dengan Do’a, buka bersama dan ramah tamah.(cs)

Geliat PPSC untuk Teluk Penyu.


Pantai Teluk Penyu tidak asing bagi orang Indonesia, khususnya warga Pulau Jawa dan orang yang pernah singgah atau bertempat tinggal sementara di kota paling ujung barat bagian selatan Propinsi Jawa Tengah.
Bahkan menjadi icon bagi karesidenan Banyumas, sebagai obyek wisata pantai yang dikenal sejak puluhan bahkan mungkin ratusan tahun silam.
Bila orang menyebut berasal dari kota Cilacap, maka pertanyaannya selalu menyebutkan disebelah mana Teluk Penyu?
Keindahan pantai Teluk Penyu dari masa ke masa terus diupayakan untuk semakin menarik wisatawan.
Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) sebagai tetangga terdekat dari Teluk Penyu tak mau ketinggalan berpartisipasi. Karena wisata bahari juga salah satu fungsi dari Pelabuhan Perikanan.
Koordinasi dengan Pemerintah Daerah selalu dilakukan. Setiap tahun menjelang peringatan hari jadi Kabupaten Cilacap dan HUT Proklamasi, PPSC selalu terlibat untuk mengikuti kerja bakti di kawasan obyek wisata tersebut.
Begitu pula ketika Dinas Pariwisata meng-gelar lomba hias pembuatan Talud di se-panjang area warung kuliner, PPSC berpartisipasi membuat lukisan Talud dengan tema “Laut sumber kehidupan, makan ikan menjadi sehat dan cerdas”.
Sejak 2004, PPSC mengembangkan areal kolam dan dermaga. Dipicu oleh semakin sempitnya kapasitas kolam dan pendangkalan alur masuk kolam pelabuhan perikanan.
Langkah awal saat itu, hanya berupaya bagaimana pintu masuk utama menuju dermaga pendaratan ikan tidak dangkal.
Setelah dilakukan studi detail desain pengembangan Pelabuhan Perikanan, dan dibangun dua penahan gelombang, ternyata areal yang berbatasan langsung dengan tempat obyek wisata Teluk Penyu memberi peluang sebagai penunjang pengembangan wisata, yakni sebagai akses jalan keluar masuk Teluk Penyu.
Koordinasi dan sinergitas yang baik dengan Pemerintah Daerah, kini jalan akses dari komplek PPSC menuju obyek wisata Teluk Penyu terwujud.
Jalan akses berukuran panjang 202,3 m’ yang diaspal hotmix dengan lebar 7 m’, kini semakin ramai dilalui lalu lintas wisatawan. Upaya-upaya penambahan fasilitas terus di-lakukan seperti penerangan jalan dan pos keamanan, serta kebersihan lingkungan.
Areal yang berbatasan dengan obyek wisata Teluk Penyu tersebut kedepan akan dimanfaatkan sebagai tempat aktifitas kapal-kapal khusus penangkap ikan tuna. Fasilitasnya meliputi dermaga sebanyak 3 buah, dengan ukuran masing-masing panjang Dermaga sebelah Utara 50 m, selatan 41,91 m dan tengah 40,77 m dan lebar 5 m, kolam seluas 4,5 ha akan menampung sebanyak 100 kapal. Disamping itu juga dilengkapi areal untuk gudang dan collroom serta pompa BBM.
Pembangunan pengembangan areal PPSC tersebut, dengan adanya akses jalan menuju obyek wisata Teluk Penyu, diharapkan dapat menambah kecantikannya dan memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk me-ngenal lebih jauh tentang produksi ikan tuna. (imam).

APRESIASI KEHUMASAN DJPT

PPS Cilacap – Mayoritas unit kerja di lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, belum menempatkan aspek kehumasan kedalam porsi yang ideal, termasuk PPS Cilacap. Guna mewujudkan hal tersebut PPS Cilacap menugaskan salah satu staf potensial dibidang kehumaasan, untuk mengikuti ‘Apresiasi Kehumasan’ di Hotel Siliwangi Semarang, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kegiatan kehumasan di lingkungan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT), khususnya Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.

Apresiasi Kehumasan dengan tema “Membangun Kepercayaan Publik Melalui Institusi Kehumasan Pada Era Globalisasi” dilaksanakan oleh bagian Hukum, Organisasi dan Kehumasan DJPT berlangsung mulai 20 Juni s/d 23 Juni 2010, dibuka oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap ‘Dr. Ir. Dedy H Sutisna, MS’, juga dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Tengah, Kepala Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BBPPI) Semarang. Peserta berjumah 30 orang dari UPT lingkup DJPT dan unit kerja Eselon II lingkup DJPT Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap mengatakan bahwa, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi hampir tidak ada lagi sekat geografis serta tidak ada lagi ruang dan waktu yang membatasinya. Karena itu peran kehumasan sebagai pusat informasi menjadi sangat penting dan strategis untuk dapat menginformasikan visi, misi dan kegiatan Pemerintah khususnya DJPT dalam mewujudkan Pembangunan Nasional.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap mengatakan, dalam menginformasikan, penyampaian informasi haruslah berdasarkan citra dan itikad yang baik serta saling menghargai dan toleransi, sehingga tugas Komprehensif unit kehumasan Pemerintah adalah sebagai Fasilitator yang menginformasikan, menjelaskan, memberi saran, mengajak dan menyakinkan kepada publik, bisa dikatakan bahwa, Humas merupakan showroom dari Instansi tersebut.

Dr. Ir. Dedy H Sutisna, MS mengharapkan agar seluruh Pimpinan Unit Kerja khususnya DJPT untuk berbenah dan menyediakan fasilitas berupa sarana dan prasarana kehumasan yang memadai di masing-masing unit kerjanya, sehingga di tahun 2011 Revitalisasi fungsi kehumasan bukan suatu hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Narasumber Apresiasi Kehumasan berasal dari Praktisi dan Akademisi dengan metode teori, tanya jawab serta praktikum. Dengan harapan setelah mengikuti Apresiasi ini, seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan serta menguasai teknik-teknik tertentu di bidang kehumasan, yang meliputi teknik penyampaian informasi dan kehumasan, fotografi, penulisan artikel / berita serta tata cara kehumasan yang baik. (cs)

Safari Pelatihan BPPP Tegal di PPS Cilacap


PPS Cilacap - Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal, menyelenggarakan Safari Pelatihan di PPS Cilacap. Safari tersebut meliputi; Pelatihan Pengoperasian dan Perawatan Mesin Penggerak Kapal Perikanan dan Pelatihan Diversifikasi Pengolahan hasil Perikanan. Pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin penggerak kapal perikanan dan pelatihan diversifikasi pengolahan hasil perikanan. tersebut dilaksanakan 28/06/2010 s/d 03/07/2010) di PPS Cilacap, dengan peserta sebanyak 30 orang dari nelayan dan 30 orang dari wanita nelayan di Cilacap yang berusia 18-45 tahun. Acara Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cilacap ‘Ir. Moch. Harnanto, MM’, didampingi oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang diwakili oleh ‘ Drs. Eno Sandy Prayitno, MM selaku Kepala Bagian Tata Usaha dan ‘Sartono, SE’ yang mewakili Kepala BPPP Tegal juga dihadiri oleh Satker Pengawas SDKP Cilacap serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cilacap. Safari Pelatihan di Kabupaten Cilacap bertujuan, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dibidang permesinan kapal perikanan serta pengolahan hasil perikanan dalam memanfaatkan sumber daya secara optimal, efektif dan efisien pada masyarakat nelayan khususnya para wanita dan nelayan di Kabupaten Cilacap. Pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin penggerak kapal perikanan meliputi; perawatan sistem bahan bakar, pelumasan, pendingin, udara, transmisi dan analisa kerusakan. Sedangkan pelatihan diversifikasi pengolahan hasil perikanan meliputi; pembuatan petis, ikan asap, abon, kaki naga, kue cincin ikan, pempek serta pangko udang. Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan dengan metode teori 20 % dan praktek 80%, yang dipandu oleh narasumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cilacap, Widyaiswara serta instruktur/pelatih dari BPPP Tegal.(cs)

Operasional PPS Cilacap

My Photo

My Video's

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes