“Ubur ubur” Berkah Nelayan Cilacap di Hari Raya


Awal September 2011 merupakan suatu berkah bagi nelayan Cilacap di hari raya Idul Fitri 1432 H, dimana para nelayan mulai berburu ubur-ubur dengan hasil yang cukup melimpah.
Ubur-ubur merupakan hewan laut menyerupai agar-agar yang hampir 95 % terbuat dari air dan bukanlah spesien dari ikan, karena ada anggapan yang keliru tentang ubur-ubur, oleh karenanya American Public Aquariumsk telah mempopulerkan penggunaan istilah jeli laut (sea jellies) sebagai gantinya. Ubur-ubur termasuk kelas Scyphozoa dengan struktur yang tembus pandang dan tentakel (menyerupai belalai) dibagian bawah tubuhnya. Ubur-ubur tidak memiliki sistem pernafasan karena kulit mereka cukup tipis dan tubuh mereka telah berisi oksigen melalui difusi.
Ubur-ubur hidup di hampir segala iklim, beberapa spesies memiliki keistimewaan yaitu mengeluarkan cahaya dan sebagian spesies mengandung racun di dalam tubuhnya, juga tidak mempunyai otak atau sistem saraf pusat, tetapi ubur-ubur memiliki jaringan saraf yang longgar, yang terletak di epidermis, yang juga disebut sebagai "jaring saraf." Ubur-ubur juga memiliki sistem reproduksi yang unik, yaitu baik yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan akan melepaskan sperma dan telur ke dalam air sekitarnya, di mana telur yang telah dibuahi akan tumbuh menjadi organisme baru.
Di PPS Cilacap Ubur-ubur mulai terlihat dan ditangkap oleh para nelayan pada awal September dengan hasil produksi rata-rata 500 kg/kapal/hari seharga Rp.1000,-/kg.
Para nelayan cilacap menangkap Ubur-ubur dengan menggunakan jaring pukat (arad) dan sebagian lagi dengan menggunakan caduk (serok). Hasil dari laut dibeli oleh para pengepul (Depo/Lapak) disekitar kaliyasa sekitar 4 ton/hari/depo, kemudian di tampung dan dioleh oleh PT.Suisan jaya di wilayah PPS Cilacap. Adapun kapasitas Produksi dari PT. Suisan Jaya sekitar 40 Ton/hari (02/09/2011) dan biasanya akan terus meningkat dari hari kehari hingga berakhirnya musim ubur-ubur dengan distribusi ke wilayah Asia (Jepang,Korea,Hongkong). (cs)

Produksi Ikan di PPS Cilacap Cukup Melimpah




Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang terletak di pantai selatan Pulau Jawa, bersebelahan dengan pulau Nusakambangan dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia yang dikenal memiliki potensi sumber daya ikan terutama Tuna dan Cakalang yang cukup melimpah, merupakan tempat yang sangat ideal untuk dijadikan pelabuhan pangkalan bagi kapal-kapal perikanan khususnya long line dan gill net yang beroperasi di Samudra Hindia.
PPS Cilacap selaku fasilitator sekaligus sebagai pengatur pelayanan khususnya bidang perikanan tangkap dipelabuhan seperti pelayanan tambat labuh, bongkar muat kapal, pelelangan, pelayanan pra produksi dan pasca produksi, selalu berusaha memberikan pelayanan secara cepat, tepat dan murah dalam bentuk pelayanan prima.
Ikan yang di daratkan di PPS Cilacap di dominasi oleh jenis Tuna, Cakalang, Marlin dan Udang. Dalam beberapa hari menjelang lebaran Agustus 2011 (1432 H) ini produksi ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap meningkat cukup fantastik terutama ikan Cakalang, Baby Tuna dan Cumi-cumi dengan hasil tangkapan rata-rata 2 ton per-kapal unruk jenis ikan cakalang dan baby tuna 200 kg per-kapal atau kurang lebih 20 ton per-hari dengan harga Rp.6000,- per-kg untuk cakalang serta Rp.11.000,- per-kg untuk baby tuna. Sedangkan jenis cumi-cumi yang merupakan hasil sampingan dari anak buah kapal dengan hasil yang didaratkan berkisar sekitar 0,5 ton per-hari dengan harga Rp.7500,- per-kg. belum lagi beberapa jenis ikan lainnya seperti layaran, marlin, cucut/hiu, kakap hitam dan ikan kecil lainnya serta udang jenis dogol, jerbung dan udang rebon yang masih cukup melimpah produksinya.
Sedangkan kapal perikanan yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap mejelang lebaran tahun ini berjumlah kurang lebih 300 kapal dengan ukuran berkisar 11 GT s/d 150 GT dengan beragam alat tangkap diantaranya Trammel Net, Gill Net serta Long line yang akan kembali beroperasi satelah hari raya,sedangkan beberapa kapal lainnya masih beroperasi di laut.(cs)

Pekan Pasar Ikan PPS Cilacap




Di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap mengadakan Pekan Pasar Ikan dalam perpartisipasi mengikuti bazaar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemda kabupaten Cilacap di alun-alun kab.Cilacap (18-19 Aguatus 2011).
Beberapa produk perikanan yang dijual dalam pecan pasar ikan tersebut, berupa ikan dan udang beku baik yang masih utuh maupun dalam bentuk fillet serta beragam produk olahan siap saji produksi UBPT PPPS Cilacap.
Produk perikanan dari PPS Cilacap yang dijual dengan harga cukup murah tersebut sangatlah diminati oleh pengunjung bazaar ramadhan terutama para ibu rumah tangga, terbukti dalam beberapa jam saja hampir semua ikan dan produk olahan berbahan dasar ikan tersebut habis terjual.
Di sela-sela kesibukannya Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘W.haryomo, A.Pi, SE, Msi’ menyempatkan diri untuk berkunjung ke lokasi pekan pasar ikan tersebut (cs)

Upacara HUT RI ke.66 di PPS Cilacap


Upacara Peringatan Pengibaran Bendera Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke.66, di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dilaksanakan di depan gedung kantor PPS Cilacap (17/08/2011). Upacara yang kali ini bertepatatan dengan bulan suci Ramadhan 1432 H, dihadiri oleh para Pejabat Struktural dan Fungsional serta Karyawan/Karyawati PPS Cilacap baik yang CPNS/PNS maupun tenaga kontrak serta beberapa tamu undangan, diantaranya ; Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap, LPPMHP Kabupaten Cilacap, PT Toxindo Prima, HNSI, serta KUD Mino Saroyo.
Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap “W. Haryomo, A.Pi, SE, MSi” bertindak sebagai Pembina Upacara, Petugas Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke.66 merupakan karyawan/Karywati Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap
Pembina Upacara dalam amanatnya mambacakan sambutan dari Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Hakekat Kemerdekaan yang merupakan sebuah nikmat Tuhan yang harus kita syukuri. Bagaimana para pahlawan kita di masa lalu , rela berjuang dengan segenap jiwa, raga, dan materi mereka, hanya untuk sebuah kata kemerdekaan yang merupakan simbol kebebasan dari segala bentuk penjajahan kolonial. Semakin penting suatu peristiwa akan semakin tinggi pula nilai simboliknya. Sejarah perjuangan bangsa dalam rangka merebut kemerdekaan merupakan sebuah peristiwa yang memiliki nilai simbolik tinggi dan mengandung makna mendalam bagi sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia pada 17 Agustus 1945 merupakan buah dan puncak perjuangan bangsa Indonesia sejak berbad-abad sebelumnya.
Lebih lanjut Kepala Pelabuhan membacakan sambutannya mengenai Globalisasi yang dewasa ini ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang informasi, komunikasi, transportasi dan ekonomi, sehingga dunia menjadi transparan seolah-olah menjadi kampung sedunia tanpa mengenal batas negara. Bangsa Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan tersebut, karena ketika kita tidak siap, maka akan terlindas oleh arus globalisasi itu sendiri, yang merupakan penjajahan gaya baru di abad ini.
Kementerian Kelautan dan Perikanan berusaha untuk mengisi kemerdekaan melalui program-program serta kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan yang dihasilkan. Dengan visi kita untuk menjadikan Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar di tahun 2015, dan misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan, KKP berusaha untuk meningkatkan produksi perikanan Indonesia dan memperluas akses pasar dunia.
Saat ini Indonesia menduduki urutan ketiga didunia sebagai penghasil produk perikanan budidaya, dan peringkat keempat sebagai penghasil produk perikanan tangkap. Meskipun begitu kita tetap optimis akan mampu menjadi yang terbaik di tahun 2015 melalui pembenahan infrastruktur perikanan dan perbaikan fasilitas nelayan. Kita tidak boleh meremehkan negara-negara kompetitor kita, seperti China dan Jepang yang merupakan pelaku lama di industri perikanan. Juga para kompetitor baru yang notabenenya juga merupakan negara anggota ASEAN, seperti Vietnam dan Thailand. Dalam amanat tersebut juga disampaikan tentang Indonesia yang telah ditunjuk menjadi tuan rumah sekaligus sebagai ketua dalam Forum KTT ASEAN 2011.
Dalam kesempatan upacara tersebut Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap menyerahkan piagam Penghargaan Satya Laencana Karya Satya kepada 7 (tujuh) orang PNS Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertugas di Pelabuhan Perikanan samudera dengan masa kerja 10 th dan 20 th. (cs)

Bakti Sosial Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap


Darma Wanita Persatuan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dalam bulan suci ramadhan ini menyelenggarakan bakti sosial. Acara tersebut dilaksanakan usai mengikuti upacara HUT RI ke 66 (17/08/2011) di kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
Bakti Sosial tersebut sesuai dengan program dari Darma Wanita Persatuan PPS Cilacap bidang Sosial Budaya, sebagai rasa simpati dan berbagi rasa dengan membagikan sembako berupa beras, sarden, mie instan, gula dan teh kepada anak yatim piatu dan manula di sekitar wilayah kantor PPS Cilacap.
Pembagian sembako tersebut dilakukan di Mushola Al-Kamal Sub-Inti kel.Tegalkamulyan Cilacap dipimpin oleh Wakil Ketua Darma Wanita persatuan PPS Cilacap ‘Sri Muji Rahayu Mansur’.
Acara tersebut berlangsung dari pk.09.00 s.d 10.00 Waktu setempat dengan disaksikan oleh Ketua RW sekitar PPS Cilacap. (cs)

Operasional PPS Cilacap

My Photo

My Video's

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes