Rakor Pokja Minapolitan di DKP2SKSA Kab.Cilacap



Rabu 09 Nopember 2011, bertempat di kantor Dinas Kelautan, Perikanan dan Pengelola Sumberdaya Kawasan Segara Anakan (DKP2SKSA) Kabupaten Cilacap Kepala PPS Cilacap “W. Haryomo,A.Pi, SE, M.Si” menghadiri Rapat Koordinasi Pokja Minapolitan dengan Sekda kab.Cilacap, Kepala DKP2SKSA, Pejabat Struktural dan Fungsional PPS Cilacap serta beberapa SKPD terkait. Rapat Pokja Minapolitan lanjutan yang membahas rumusan kerangka kerja teknis Business Plan Minapolitan di Kabupaten Cilacap. (cs)

Rakor Pokja Minapolitan di PPS Cilacap




Rapat Koordinasi Pokja Minapolitan yang berlangsung di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap kamis 3 Nopember 2011. Rapat Koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan PPS Cilacap Ir.Mansur, MM yang dihadiri oleh Pejabat Struktural PPS Cilacap dan pejabat Fungsional Satker PSDKP serta beberapa SKPD yang terkait dengan Minapolitan di Kabupaten Cilacap.

Acara tersebut membahas tentang Penyusunan Businessplan Minapolitan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, dimana PPS Cilacap merupakan zona inti kawasan minapolitan di kabupaten Cilacap.
Perikanan merupakan salah satu sub sektor penting penghasil devisa. Dengan cara meningkatkan fasilitas yang diperlukan di pelabuhan perikanan, meningkatkan hasil tangkapan, peningkatan mutu hasil tangkapan, pengolahan hasil perikanan serta beberapa hal lainnya ayng dapat meningkatkan nilai tambah agar program ekspor hasil perikanan dapat tercapai dengan baik.
Pengembangan pelabuhan perikanan sangat diperlukan dalam menunjang keberhasilan tersebut, yaitu dengan cara ; merencanakan strategi peningkatan produksi, produktifitas, dn kualitas produk kelautan dan perikanan, meningkatkan pendapatan nelayan secara adil dan merata, merencanakan pengembangan produk dengan melihat hulu-hilir alur produksi ikan beserta infrastrukturpendukungnya agar PPS Cilacap dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di daerah Kabupaten Cilacap .
Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang memiliki berbagai posisi strategis sangat berpeluang dalam pengembangan perikanan tangkap menuju Minapolitan diantaranya ; letak geografisnya yang berhadapan langsung dengan daerah penangkapan ikan, berada di tengah pulau jawa dengan komoditi unggulan merupakan ikan ekonomis tinggi (seperti Tuna Cakalang dan Udang) serta Industri Perikanan (UPI) telah berkembang.(cs)

Sosialisasi Rehabilitasi Habitat Pesisir di PPS Cilacap


Text Box: Narasumber sosialisasi  Rehabilitasi Habitat Pesisir saat memberikan pengarahan di Balai Pertemuan Nelayan 
PPS Cilacap
Dalam upaya melestarikan sumberdaya di wilayah pesisir pada tanggal 26 Oktober 2011 telah dilakukan sosialisi rehabilitasi habitat pesisir dibalai pertemuan nelayan pelabuhan perikanan samudera cilacap.
Acara Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi jawa tengah tersebut dengan peserta 12 orang warga pesisir di Kampong Laut Cilacap dan 8 orang warga dari kecamatan Jeruk Legi juga dihadiri oleh Kepala Satker PSDKP Cilacap ‘Heru Santoso, A.Pi’, dengan narasumber dari Kabid KP3K Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Kepala DKP2SKSA Kabupaten Cilacap serta dari tokoh pelestari wilayah pesisir/perintis mangrove.
Rencananya usai acara sosialisasi serta guna melestarikan dan memelihara kelestarian hutan mangrove dari berbagai kerusakan karena pencemaran lingkungan, ulah manusianya sendiri dan karna bencana alam akan segera ditanam 30 ribu pohon mangrove dan 60 ribu bibit bandeng di sekitar wilayah pesisiri cilacap.(cs)

Nakhoda KM.Jaya Terus Meninggal diatas Kapal


Text Box: Jenazah Nakhoda KM.Jaya Terus saat dibawa dari Dermaga menuju RSUD Kab.CilacapJum’at 21 Oktober 2011 pk.06.15 WIB, KM. Jaya Terus yang dikemudikan wakil Nakhoda bersandar di dermaga tambat labuh Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap dengan membawa jenazah sang Nakhoda.  
Menurut beberapa saksi, Pulung bin Kasbulah Nakhoda KM.Jaya Terus GT.29 No.589/Qa dengan alat tangkap Gill Nett yang sedang berlayar di perairan Cimiring Cilacap tiba-tiba merasakan sakit kepala yang kemudian diberikan obat gosok serta dipijat oleh Budianto bin Pulung (anak kandung nakhoda) namun rasa sakit di kepala tersebut tak kunjung reda. Akhirnya sang nakhoda memerintahkan Kamaludin alias karma bin takari (wakil nakhoda) untuk kembali ke pelabuhan pangkalan yaitu Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Namun di tengah perjalanan menuju PPS CIlacap sekitar pk.03.00 WIB Nakhoda KM.Jaya Terus meninggal dunia.
Beberapa tim dari Polair, Polres Cilacap, Polsek Cilacap Selatan, serta Basarnas membawa korban dengan mobil ambulance menuju RSUD Kab.Cilacap untuk di visum yang selanjutnya di serahkan kepada keluarganya (Binasir bin Kasip) mertua dari korban nelayan warga desa Sawo jajar –Brebes Jawa tengah. Korban yang merupakan Nakhoda KM.Jaya Terus diperkirakan meninggal karena serangan jantung/angin duduk, karena disekujur tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan.(cs)

Kunjungan Delegasi Thailand di PPS Cilacap


Kunjungan Delegasi dari Thailand ke PPS Cilacap dalam rangka informasi pengembangan pemasaran dan pengolahan hasil perikanan di Indonesia khususnya di kawasan Minapolitan Cilacap.
Delegasi Thailand yang berjumlah 6 orang dari Marine fisheries research and development bureau departement of fisheries, Economic cooperation group, Fishery Biologist, serta Policy and Planning Analyst tersebut menyoroti masalah penanganan ikan di Cilacap khususnya. Sebelumnya Delegasi Thailand tersebut beramah tamah dan saling memberikan informasi tentang kelautan dan perikanan khusunya di cilacap yang bertempat di kantor Dinas Kelautan, Perikanan dan Pengelola sumber`Daya Kawasan Segara Anakan Kab.Cilacap (DKP2SKSA) yang juga dihadiri oleh beberapa Instansi terkait lainnya di Kabupaten Cilacap. Usai mengunjungi pabrik pengolahan udang beku PT Toxindo Prima yang berada di kawasan industri PPS Cilacap, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap ‘W. Haryomo, A.Pi, SE, MSi’ mengajak rombongan delegasi dari Thailand tersebut untuk berkeliling ke kawasan Zona Inti Minapolitan kab.Cilacap dan melihat langsung kegiatan di Tempat Pelelangan Ikan, Dermaga Bongkar serta pengolahan ubur-ubur. Dan penjemuran udang rebon. Selain itu Delegasi dari Thailand tersebut juga mengunjungi pabrik pengalengan tuna PT Juifa International Foods. (cs)

Operasional PPS Cilacap

My Photo

My Video's

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes